Postingan

Seeking More Than Nothing (Conceptions of Zero)

Konsep nol adalah campuran kompleks evolusi sosial, matematika teoritis, dan prosedur. Akibatnya, interaksi antara aspek-aspek pemahaman nol sangat penting dalam mengembangkan pemahaman yang kohesif dan matematis benar konsep. Mencerminkan sekali lagi pada penelitian yang berkaitan dengan siswa dan guru pemahaman nol dilakukan sebelum penelitian ini, tampak bahwa Nora dan Elaine kelimpahan pemahaman prosedural dan teknis, tanpa kuat pemahaman filosofis dan teoritis dari nol, mungkin status quo untuk siswa dan guru. Memahami nol adalah dasar untuk memahami matematika. Topik seperti lokasi pecahan pada garis bilangan atau memahami pembagian dengan nol dan asymptotes fungsi, kesalahpahaman tentang nol dapat menyebabkan siswa gagal untuk belajar ide-ide kunci dalam matematika dan guru berjuang untuk mencoba untuk memperbaiki situasi tanpa memahami sendiri. Penelitian seperti Leeb-Luneberg (2003) dan Wilcox (2006), dan studi ini menunjukkan bahwa diberikan interaktif, kontekstual, dan ...

Media Pembelajaran Matematika Berbasis ICT

Pertanyaan:  1.Menurut cognitive theory of multimedia learning bahwa ada tiga asumsi utama yang dijadikan acuan dalam merancang suatu multimedia pembelajaran. Jelaskan ketiga asumsi tersebut dengan memberikan contoh masing-masing media yang relevan untuk pembelajaran matematika. Kata “Cognitive” berasal dari kata cognition yang artinya adalah pengertian atau mengerti. Pengertian yang luasnya cognition (kognisi) adalah perolehan, penataan, dan penggunaan pengetahuan. Dalam pekembangan selanjutnya, kemudian istilah kognitif ini menjadi populer sebagai salah satu wilayah psikologi manusia atau satu konsep umum yang mencakup semua bentuk pengenalan yang meliputi setiap perilaku mental yang berhubungan dengan masalah pemahaman, memperhatikan, memberikan, menyangka, pertimbangan, pengolahan informasi, pemecahan masalah, membayangkan, memperkirakan, berpikir dan keyakinan. Termasuk kejiwaan yang berpusat di otak ini juga berhubungan dengan konasi (kehendak) dan afeksi (perasaan) yang...

SUKSES dari A sampai Z

Ini adalah sebuah artikel menarik tentang "Tips jadi orang sukses dari A sampai Z" dari kiriman seorang rekan. Berikut ini artikelnya. Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma dari IQ saja. Peran EQ (Emotional Intelligence) pada kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ. Seorang pakar EQ bernama Patricia Patton memberikan tips bagaimana kita menemukan dan memupuk harga diri, yang disebutnya alfabet keberhasilan pribadi. Yuk kita lihat apa maksudnya : A : Accept. Terimalah diri Anda sebagaimana adanya. B : Believe. Percayalah terhadap kemampuan Anda untuk meraih apa yang Anda inginkan dalam hidup. C : Care. Pedulilah pada kemampuan Anda meraih apa yang Anda inginkan dalam hidup. D : Direct. Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri. E : Earn. Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang lebih baik F : Face. Hadapi masalah dengan benar dan yakin. G : Go. Berangkatlah dari kebenaran. H : Hom...

TEORI BELAJAR KONSTRUKTIVISME

Teori-teori belajar modern dalam psikologi pendidikan dikelompokkan dalam teori pembelajaran konstruktivis ( constructivist theories of learning ). Teori konstruktivis ini menyatakan bahwa siswa harus menemukan sendiri dan mentransformasikan informasi kompleks, mengecek informasi baru dengan aturan-aturan lama dan merevisinya apabila aturan-aturan lama itu tidak lagi sesuai. Bagi siswa agar benar-benar memahami dan dapat menerapkan pengetahuan, mereka harus bekerja memecahkan masalah, menemukan segala sesuatu untuk dirinya, berusaha dengan susah payah dengan ide-ide. Teori ini berkembang dari kerja Piaget, Vygotsky, teori-teori pemrosesan informasi, dan teori psikologi kognitif lain, seperti teori Bruner (Slavin dalam Nur, 2002:8). Menurut teori konstruktivis ini, satu prinsip yang paling penting dalam psikologi pendidikan adalah bahwa guru tidak hanya sekedar memberikan pengetahuan kepada siswa. Siswa harus membangun sendiri pengetahuan dalam benaknya. Guru dapat memberikan kemudah...

Jangan pernah lari dari masalah, seberat apapun masalahmu, karena itu hanya membuatmu semakin jauh dari solusinya

Realistic Mathematics Educations

Model Pembelajaran Soekamto (dalam Trianto, 2009: 22) mengemukakan maksud dari model pembelajaran adalah: kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu, dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan aktivitas belajar-mengajar. Arends (dalam Trianto, 2009: 22) menyatakan “the term teaching model refers to a particular approach to instruction that includes its goals, syntax, environment, and management system.” Istilah model penegajaran mengarah pada suatu pendekatan pembelajaran tertentu termasuk tujuannya, sintaksnya, lingkungannya, dan sistem pengelolaannya. Model pembelajaran juga dapat dimaknai sebagai perangkat rencana atau pola yang dapat dipergunakan untuk merancang bahan-bahan pembelajaran serta membimbing aktivias pembelajaran di kelasatau di tempat-tempat lain yang melaksanakan aktivita...

Pengembangan Kurikulum

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masa depan bangsa terletak di tangan generasi muda. Mutu bangsa di kemudian hari bergantung pada pendidikan yang dikecap oleh anak-anak sekarang, terutama melalui pendidikan formal yang diterima di sekolah. Apa yang akan dicapai di sekolah, ditentukan oleh kurikulum. Dapat dipahami bahwa kurikulum sebagai alat yang begitu vital bagi perkembangan bangsa dipegang oleh pemerintah suatu negara. Dapat pula dipahami betapa pentingnya usaha mengembangkan kurikulum itu. Oleh sebab itu setiap guru merupakan kunci utama dalam pelaksanaan kurikulum, maka ia harus pula memahami seluk-beluk kurikulum. Hingga batas tertentu, dalam skala mikro, guru juga seorang pengembang kurikulum bagi kelasnya. Mengembangkan kurikulum bukan sesuartu yang mudah dan sederhana karena banyak hal yang harus dipertimbangkan dan banyak pertanyaan yang diajukan untuk diperhitungkan. Pertanyaan tersebut berkaitan erat dengan asas-asas kurikulum. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar bela...